MUHIBBIN.NET

Mengabarkan dengan Cinta

KOPI (KOLOM TEPI)

Abah Anang, Guru Ibad, dan Peluru yang Merekat di Dinding Mobil

Di sebuah pagi yang sepi, aku bertamu ke rumah Abah Anang. Biasanya, ibu –istri beliau- melihatku lebih dulu dan memanggil beliau yang sedang beristirahat.

“Bah, ada Bulkini,” kata ibu mengetuk pintu kamar.

Tak berapa lama, Abah Anang keluar lengkap dengan senyumnya. Jalannya pelan, maklum beliau cuci darah seminggu dua kali.

“Olahakan (buatkan) teh Ibul. Dua!” ujar Abah Anang tersenyum sambil menatapku, seolah ada siasat dari perkataannya.

Aku paham, itu adalah trik agar beliau bisa minum teh (beliau dilarang dokter minum banyak, apalagi teh). Maka aku menyambutnya dengan tertawa.

Kami kemudian duduk di beranda rumah. Perjumpaan kami tak ada intro basa-basi. Aku memang tak suka hal-hal seperti itu, dan sepertinya Abah Anang juga begitu.

“Aku sering mengawal Guru Ibad –Tuan Guru H Badruddin-,” kata beliau tiba-tiba.

Suatu ketika dalam sebuah perjalanan, sambung Abah Anang, beliau meminta bertukar tempat duduk. Aku lupa, apakah Abah Anang ke depan berdampingan dengan sopir, atau sebaliknya.

“Sayidina Ali,” sahutku.

Abah Anang tersenyum dan melanjutkan ceritanya, di perjalanan ada suara mendesing menabrak mobil. Sopir memacu mobil lebih cepat. Sampai di tujuan, barulah diketahui, sebuah peluru merekat di dinding mobil.

Begitulah, kata Abah Anang ketika masih aktif di Gp Ansor mengawal ulama-ulama di masa itu. Musuhnya peluru, sedangkan modal hanya cinta memburu.

***

Begitulah sebagian kecil kenangan duduk bersama dengan Abah Anang (KH Anang Armawan). Hampir seminggu sekali perjumpaan kami waktu itu. Lain waktu (jika tak lupa), kuceritakan lagi, sosok yang sempat menjadi Mustasyar PCNU Kabupaten Banjar, aktif di IPNU, dan GP Ansor itu.

Belum lama ini, diperingati Haul Tuan Guru H Badruddin. Dan pada hari ini Haul Abah Anang diperingati di Rumah Qur’an Yatim dan Dhuafa, Sekumpul. Al Fatihah…

Penulis: Muhammad Bulkini

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *