MUHIBBIN.NET

Mengabarkan dengan Cinta

Makam Habib Husein Luar Batang
KISAH

Karomah Habib Husein Luar Batang, Korban Perampokan Bisa Pulang Tanpa Ongkos

muhibbin.online, – Sempat kebingungan setelah harta dan barangnya digasak perampok di Jakarta. Orang ini kemudian dapat pertolongan tiba-tiba, dan bisa pulang ke kediaman yang berada di wilayah Luar Batang.

Syamsul Munir Amin dalam bukunya Karomah Para Kiai menceritakan pengalaman dirinya di tahun 1982. Dirinya berkunjung ke kediaman saudaranya di Jakarta selepas tamat Madrasah Aliyah di Pesantren Buntet Cirebon. rumah keluarganya tersebut berada di Muara Baru daerah Luang Batang, tidak jauh dari Masjid Luar Batang dan Makam Habib Husein.

Saat berjalan-jalan di Jakarta Kota untuk membeli sejumlah barang dan buku di super market, Syamsul shalat di Masjid Istiqlal untuk shalat zhuhur. Selesai shalat, dia kemudian berjalan menuju Lapangan Banteng melalui jalan di antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Ketika itulah seseorang muncul dengan menodongkan senjata.

“Mana Uang?” bentak perampok yang berbadan tinggi besar itu sambil menarik ikat pinggang saya.

“Tidak ada,” jawab saya.

“Bohong!” katanya.

Syamsul pun digeledah, semua uang yang dimilikinya pun diambil. dia pun kembali ke Masjid Istiqlal dengan kebingungan. Bagaimana caranya pulang ke Muara Baru tanpa uang di tangan. Apalagi, tidak ada yang dikenal di tempat itu.

Baca Juga: Mengenang Syekh Sayyid Muhammad Amin Kutbi (1), Sang ‘Habibin Nabi’  

Baca juga: Mengenang Syekh Sayyid Muhammad Amin Kutbi (2), dari Penuturan Ulama Banjar

Dalam kebingungan, dua rombongan bus mendatangi Masjid Istiqlal. Syamsul pun menghampiri mereka, mencoba bertegur sapa dengan seorang peserta rombongan yang kemudian diketahuinya bernama H. Sholihuk. Dari orang itulah dia mengetahui rombongan itu adalah rombongan ziarah dari Pati yang menuju makam Habib Husein Alaydrus Luar Batang.

“Rombongan ziarah kami bingung. Sebenarnya mau ziarah ke sana, tapi tidak ada yang tahu jalan menuju makam Habib Alaydrus itu,” katanya.

“Kebetulan saya pulangnya ke Luar Batang,” kata Syamsul mendapatkan jalan keluar.

“Kalau begitu, sampeyan yang jadi guide kami menuju ke Luar Batang,” ujar orang itu.

Syamsul tanpa pikir panjang langsung mengiyakan ajakan tersebut. Rombongan ziarah dari Pati itu merasa bergembira kerena sudah menemukan guide yang menunjukkan jalan ke Luar Batang. Sementara dirinya pun terasa lega karena bisa pulang menuju ke rumah saudara di Muara Baru Luar Batang dengan gratis.

Baca juga: Mengenang Syekh Sayyid Muhammad Amin Kutbi (3), Qutbul Gaus di Zamannya

Baca juga: Belajar Adab pada Syaikhona Kholil (2), Tidak Buang Hajat di Tanah Suci

Walau tidak secara langsung, menurut Syamsul, peristiwa yang dia alami itu dalah bagian dari barokah Habib Husein Alaydrus. Karena karomahnya itulah dia bisa pulang.

Editor: Muhammad Bulkini

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *